Sentra Produksi UKM atau UMKM setiap daerah seharusnya telah dibentuk dan ada pada daerah masing-masing untuk menjaga mutu produk UKM.
Karena bila sentra produksi telah berjalan dengan benar maka produk-produk barang yang dihasilkan dapat diharapkan memiliki standard yang diinginkan oleh para konsumen yang menggunakan barang dan jasa yang dijual dan ditawarkan kepada pelanggan.
Apalagi bila produk itu telah dikenal dan menjual produk itu di berbagai belahan dunia yang memang dapat menjadi ukuran pemilik produk yang sama.
Tugas dan tanggung jawab sentra produksi adalah mengawasi mutu produk sesuai dengan standar agar konsumen tidak beralih kepada pelanggan lain, seperti contoh yang ada di Jawa Tengah, UMKM mulai digalakkan dan diberdayakan oleh PEMDA untuk meningkat ekonomi masyarakatnya.
Dibeberapa daerah perkembangan UMKM menjadi sasaran yang utama dalam pengembangan ekonomi masyarakat dan ini adalah merupakan peluang untuk beberapa Lembaga Keuangan termasuk juga Bank untuk menyalurkan dananya selain orientasinya mencari keuntungan Bank juga dapat meningkatkan "portoflio" penyaluran kredi termasuk KURtnya, juga sebagai misi sebagai badan usaha yang membantu pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat dari kemiskinan dan membantu menciptakan lapangan kerja yang saat ini tidak dapat menampung para pengangguran terdidik. Karena itu sangat disayangkan bila tenaga terdidik yang memiliki basic pendidikan yang tinggi seperti S1 yang tidak tertampung dilapangan pekerjaan menjadikan mereka sebagai pelaku usaha.
